HIDUP DENGAN SEMANGAT OPTIMALIS
Melalui bacaan Injil pada hari Minggu Biasa VI ini (Mat.5:17-37), Yesus mengajak kita semua untuk hidup dengan semangat optimalis. Yesus berkata kepada para muridNya : "Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli ahli Taurat dan orang orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk dalam Kerajaan Sorga!" (bdk.Mat.5:20). Ahli ahli Taurat dan orang orang Farisi adalah orang orang Yahudi yang hidup saleh dan menuruti semua hukum Taurat Musa. Tetapi Yesus tidak mengajak para muridNya untuk mengikuti teladan mereka, melainkan menuntut para muridNya untuk hidup lebih saleh daripada mereka. Bagaimana caranya ? Dengan bersemangat optimalis ! Bukan dengan semangat minimalis, yaitu asal tidak melanggar hukum agama !Misalnya jika ahli ahli Taurat dan orang orang Farisi pantang membunuh orang, maka murid murid Yesus tidak hanya harus pantang membunuh orang, tetapi bahkan harus pantang memarahi orang atau memaki orang dengan kata kata kasar (bdk.Mat.5:21-22). Demikian pula misalnya jika ahli ahli Taurat dan orang orang Farisi pantang berzinah dengan isteri orang, maka murid murid Yesus tidak hanya harus pantang berzinah dengan istri orang , tetapi bahkan harus pantang memandang dan mengingininya (bdk.Mat.5:27-28). Begitu juga misalnya jika ahli ahli Taurat dan orang orang Farisi pantang bersumpah palsu, maka murid murid Yesus tidak hanya harus pantang bersumpah palsu, tetapi bahkan harus sama sekali pantang bersumpah (bdk.Mat.5:33-36)
Warta paroki St.Yoseph Pekerja Tahun XXXVI No. 39 12-13 Februari 2011)
0 comments:
Post a Comment