Hai Friend, Selamat bergabung dengan Uno Verbo. Ini adalah media untuk berbagi informasi dan berkomunikasi antar sesama orang muda Katolik khususnya di Paroki Santo Yoseph Pekerja Gotong Gotong Keuskupan Agung Makassar.

Kenapa Uno Verbo ?

Uno Verbo artinya Satu Suara. Maksudnya dalam melakoni hidup kita ini sudah seharusnya ter-inspirasi dari firman / sabda Yesus Kristus yang merupakan satu satunya panduan kita agar kita selalu kuat dan benar dalam kehidupan sehari hari

Melalui blog ini kami akan mencoba membagi berbagai informasi, baik yang berhubungan dengan kegiatan orang muda di Paroki, maupun kehidupan orang pada umumnya serta beberapa info sekitar kegiatan di Paroki.

Semoga blog ini dapat memberikan manfaat.

YESUS KRISTUS RAJA ALAM SEMESTA

Hari Minggu terakhir Tahun Liturgi 2012 iuni adalah Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Oleh karena itu, ketiga bacaan Kitab Suci paa Perayaan Ekaristi kali ini berbicara tentang tema kerajaan. Bacaan pertama ( Dan. 7:13-14 ) menubuatkan kedatangan seorang putera manusia yang akan dinobatkan sebagai raja kekal atas segala bangsa, suku dan bahasa. Bacaan kedua ( Why. 1:5-8 ) menegaskan keutamaan Yesus Kristus, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sebagai Raja yang berkuasa atas raja raja di bumi. Dan bacaan ketiga ( Yoh. 18:33b-37 ) menjelaskan hakekat kerajaan Yesus Kristus, yaitu bukan dari dunia ini, melainkan dari surga, sehingga bersifat kekal.

Jadi dari ketiga bacaan Kitab Suci tersebut dapat kita simpulkan ketiga hal berikut ini : ( 1 ) Yesus Kristus adalah Raja yang berkuasa atas segala bangsa dan semua raja di bumi. ( 2 ) Ia menjadi Raja bukan karena keturunan, kekuasaan atau kekayaan, melainkan karena dinobatkan langsung oleh Allah. ( 3 ) KerajaanNya bersifat kekal, tidak seperti kerajaan kerajaan duniawi yang bersifat sementara. Maka terpujilah Tuhan kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam. Amin.

Sumber : Warta Paroki Tahun XXXVIII No. 27 24-25 November 2012 Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam

Tulisan ini juga dapat dibaca pada website paroki www.stjosephpekerja.org
Read More

AKHIR ZAMAN DAN HARI KIAMAT

Baik bacaan pertama (Dan.12:1-3) maupun bacaan ketiga atau Injil (Mrk.13:24-32) pada hari Minggu Biasa ke XXXIII ini berbicara tentang akhir zaman dan hari kiamat. Dalam bacaan pertama, Daniel menubuatkan kebinasaan bangsa-bangsa dan kebangkitan orang orang mati untuk dihakimi menurut perbuatan mereka. Sedangkan dalam bacaan ketiga, Yesus menubuatkan kehancuran dunia dan kedayangan Anak Manusia untuk mengumpulkan orang orang pilihanNya.

Kapan nubuat tentang akhir zaman dan hari kiamat itu terjadi, tidak dijelaskan baik oleh Daniel maupun oleh Yesus. Daniel hanya menegaskan bahwa orang orang yang namanya tertulis dalam Kitab Kehidupan akan terluput dan orang orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya matahari, yang berarti akan menjadi malaikat. Sedangkan Yesus menegaskan bahwa hanya Allah Bapa sendiri yang tahu kapan akhir zaman dan hari kiamat itu terjadi.

Sumber : Warta Paroki Tahun XXXVIII No. 26 17-18 November 2012 Hari Minggu Biasa XXXIII
Tulisan ini juga bisa dibaca pada website paroki www.stjosephpekerja.org
Read More

HUKUM AGAMA YANG TERPENTING

Ketika seorang ahli taurat (=ahli hukum agama Yahudi) menanyakan hukum mana yang terpenting dalam agama Yahudi, Yesus menyebutkan dua, yaitu kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama (bdk Mrk.12:28-31). Kedua hukum terpenting ini saling berkaitan erat, sehingga tidak boleh dipisahkan dalam pelaksanaannya. Seperti sebuah medali dengan dua sisi yang berbeda, tetapi mempunyai nilai yang sama. Sebab barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi sesamanya (bdk Yoh.4:21). Jadi jikalau seseorang berkata: "Aku mengasihi Allah", dan ia membenci sesamanya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang kelihatan, tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak kelihatan )bdk Yoh.4:20). Allah adalah kasih (bdk Yoh.4:8), yang mengasihi semua orang (bdk Yoh.4:9-10), sehingga semua orang yang mengenal Allah harus saling mengasihi satu sama lain (bdk Yoh.4:7.11). Ajaran Yesus ini perlu kita hayati dan wartakan, karena dewasa ini semakin banyak orang yang mengaku mengasihi Allah, tetapi membenci sesamanya, bahkan membunuh sesamanya hanya gara gara berbeda suku, agama, aliran kepercayaan atau golongan politik Tahun XXXVIII No. 24 3-4 November 2012 Hari Minggu Biasa XXXI
Read More

Twitter Paroki Gotong Gotong

Pada bulan Mei 2012 lalu bertepatan dengan ulang tahun Paroki St. Yoseph Pekerja Gotong Gotong diperkenalkan website resmi paroki yang dapat diakses pada http://www.stjosephpekerja.org. Website ini dibuat untuk membantu umat khususnya yang berdomisili dalam Paroki Gotong Gotong mengetahui aneka kegiatan dan jadwalnya serta serba serbi Paroki Gotong Gotong sekaligus sebagai sarana pewartaan. Kini telah diluncurkan pula twitter paroki Gotong Gotong dengan nama @gotong_gotong yang bertujuan sama namun lebih memudahkan umat mendapatkan informasi jadwal kegiatan, dengan pertimbangan saat ini sudah banyak umat yang menggunakan smartphone. Semoga dengan adanya media ini umat dapat lebih terbantu. Amin
Read More

Workshop Blogger


Seksi Kepemudaan Paroki Santo Yoseph Pekerja Gotong Gotong akan mengadakan Workshop ( Pelatihan ) membuat BLOG dengan menggunaan aplikasi BLOGGER.

Workshop angkatan 1 akan diadakan pada tanggal 25 September 2011 ( hari Minggu ) mulai pukul 09.30 WITA bertempat di Ruang Rapat Pastoran Paroki Santo Yoseph.

Kegiatan ini diadakan untuk memperkenalkan salah satu fasilitas yang ada di internet sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan wadah wadah yang ada di paroki maupun untuk kepentingan yang bersifat pribadi.

Setiap peserta diharapkan membawa laptop dan modem sendiri sehingga bisa langsung mencoba apa yang dibawakan oleh narasumber.

Yang berminat untuk ikut harus melakukan pendaftaran pada Seksi Kepemudaan Paroki.

Ok, sampai jumpa di acara workshop
Read More

BERKAT DAN KUTUK

Berkat adalah karunia Tuhan yang mendatangkan kebahagiaan bagi manusia, sedangkan kutuk adalah hukuman Tuhan yang mendatangkan kesengsaraan bagi manusia. Sebagai mahluk yang berakal budi dan berhati nurani, manusia diberi kebebasan oleh Tuhan untuk memilih berkat dan kutuk (bdk Ul.11:28). Apabila manusia mau memilih berkat, ia harus mendengarkan perintah Tuhan dan melakukannya dalam hidup sehari hari (bdk. Ul 11:27). Sebaliknya apabila manusia memilih kutuk, ia boleh melalaikan perintah Tuhan, atau tidak mendengarkannya atau tidak melakukannya, dalam hidup sehari hari (bdk Ul 11:28).
Menurut Yesus, orang yang mendengarkan perintah Tuhan dan melakukannya dapat disamakan dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu, sehingga ia dapat bertahan terhadap segala permasalahan hidup yang menimpanya (bdk Mat.7:24-25). Sebaliknya orang yang mendengarkan perintah Tuhan tetapi tidak melakukannya dapat disamakan dengan orang bodoh, mendirikan rumahnya di atas pasir, sehingga ia tidak dapat bertahan terhadap segala permasalahan hidup yang menimpanya (bdk Mat.7:26-27). Jadi marilah kita menjadi orang bijaksana yang memilih berkat dan bukan kutuk, memilih keberuntungan dan bukan kecelakaan, memilih kehidupan dan bukan kematian (bdk Ul.31:15,19). Amin
(Warta paroki St.Yoseph Pekerja Tahun XXXVI No. 42 6-7 Maret 2011)
Read More

PERCAYA PENUH KEPADA TUHAN

Ketika umat Israel merasa ditinggalkan dan dilupakan oleh Tuhan, nabi Yesaya meyakinkan mereka bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan dan melupakan mereka. Sebab sama seperti seorang ibu yang tidak akan pernah melupakan anak kandungnya, demikian pula Tuhan tidak akan pernah melupakan umat kesayanganNya. Sebagai Allah yang mahasetia, Tuhan akan selalu setia mengingat dan memperhatikan umatNya, sehingga mereka tidak akan pernah terlupakan. jadi umat Israel harus percaya penuh kepada Tuhan, Allah mereka (pesan Bacaan I : Yes. 49:14-16)
Ketika para umat kuatir akan hidup mereka, Yesus menasihati mereka agar jangan kuatir, karena Allah akan mengurusi hidup mereka. Para murid tidak perlu kuatir akan apa yang hendak mereka makan, akan apa yang hendak mereka minum, atau akan apa yang hendak mereka pakai, karena Allah akan memenuhi semua kebutuhan hidup mereka. Jikalau burung burung di langit dan bunga bakung di ladang saja dipelihara dengan baik oleh Allah, maka terlebih lagi manusia tentu akan dipelihara dengan sebaik mungkin oleh Tuhan. Jadi para murid tidak perlu kuatir akan hidup mereka, karena Allah mengetahui segala kebutuhan hidup mereka (pesan Bacaan III : Mat.6:25-34)
(Warta paroki St.Yoseph Pekerja Tahun XXXVI No. 41 26-27 Februari 2011)
Read More