BERKAT DAN KUTUK
Berkat adalah karunia Tuhan yang mendatangkan kebahagiaan bagi manusia, sedangkan kutuk adalah hukuman Tuhan yang mendatangkan kesengsaraan bagi manusia. Sebagai mahluk yang berakal budi dan berhati nurani, manusia diberi kebebasan oleh Tuhan untuk memilih berkat dan kutuk (bdk Ul.11:28). Apabila manusia mau memilih berkat, ia harus mendengarkan perintah Tuhan dan melakukannya dalam hidup sehari hari (bdk. Ul 11:27). Sebaliknya apabila manusia memilih kutuk, ia boleh melalaikan perintah Tuhan, atau tidak mendengarkannya atau tidak melakukannya, dalam hidup sehari hari (bdk Ul 11:28).Menurut Yesus, orang yang mendengarkan perintah Tuhan dan melakukannya dapat disamakan dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu, sehingga ia dapat bertahan terhadap segala permasalahan hidup yang menimpanya (bdk Mat.7:24-25). Sebaliknya orang yang mendengarkan perintah Tuhan tetapi tidak melakukannya dapat disamakan dengan orang bodoh, mendirikan rumahnya di atas pasir, sehingga ia tidak dapat bertahan terhadap segala permasalahan hidup yang menimpanya (bdk Mat.7:26-27). Jadi marilah kita menjadi orang bijaksana yang memilih berkat dan bukan kutuk, memilih keberuntungan dan bukan kecelakaan, memilih kehidupan dan bukan kematian (bdk Ul.31:15,19). Amin
(Warta paroki St.Yoseph Pekerja Tahun XXXVI No. 42 6-7 Maret 2011)
0 comments:
Post a Comment